Di lini tengah, Portugal masih mengandalkan kreativitas Bruno Fernandes dan Vitinha dalam mengatur permainan. Sementara itu, João Félix serta Pedro Neto menjadi ancaman lewat kecepatan di sektor sayap.
Meski demikian, Roberto Martinez masih menghadapi tantangan dalam memaksimalkan peran Cristiano Ronaldo.
Di usia 41 tahun, sang kapten tidak lagi mampu melakukan pressing secara konsisten sehingga serangan Portugal terkadang mudah dipatahkan lawan yang bertahan disiplin.
Kroasia Tetap Berbahaya
Kroasia kembali membuktikan status mereka sebagai tim spesialis turnamen besar. Meski sempat tampil kurang meyakinkan pada laga pembuka melawan Inggris, skuad besutan Zlatko Dalic berhasil bangkit dan lolos ke babak 16 besar.
Mereka sukses mencetak gol di seluruh pertandingan fase grup, tetapi lini belakang masih menjadi perhatian setelah kebobolan empat gol saat menghadapi Inggris.
Pengalaman Luka Modric dan Mateo Kovacic tetap menjadi kekuatan utama Kroasia. Keduanya mampu mengendalikan tempo pertandingan sekaligus menjadi motor serangan balik cepat yang mengandalkan Martin Baturina dan Petar Musa.

