KITAINDONESIASATU.COM – PSSI secara resmi mengumumkan pemecatan Shin Tae-yong sebagai pelatih tim nasional Indonesia pada Senin, 6 Januari 2025. Coach STY pun sampaikan pesan terakhinya yang.
Keputusan pemecatan STY ini diambil setelah evaluasi kinerja tim nasional, terutama setelah hasil buruk di Piala AFF 2024.
Menurut Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, keputusan ini diambil demi kebaikan tim nasional.
“Apa yang kita lakukan hari ini tidak lain untuk kebaikan tim nasional,” kata Erick Thohir.
Surat pemecatan juga sudah diterima oleh STY yang diberikan oleh Manajer Timnas Indonesia, Sumardji.
“Pak Mardji sudah ketemu Coach STY tadi pagi dan coach STY sudah menerima surat menyuratnya,” kata Erick Thohir.
Di kesempatan ini juga, Erick menyampaikan terima kasih untuk jasa dan prestasi yang diberikan oleh pelatih asal Korea Selatan itu.
“nanti ada proses yang berikutnya mengenai hubungan kita yang sudah berakhir, saya ucapkan terima kasih sekali lagi,” ujarnya
Menurut Sumardji, Coach STY juga sudah menerima keputsan dari PSSI ini.
- Bukan Yalla atau LK21! Link Live Streaming Timnas Putri Indonesia vs Kongo, Laga Seru
- Nonton Mudborn Sub Indo Film Horor Taiwan Bukan LK21, Petaka Suami Istri
- Mengejutkan, Arne Slot Siap Pasang Wonderkid 17 Tahun Hadapi PSG
- Ngeri! Tebing Ambrol di Purbalingga, Dapur Rumah Hancur hingga Tewaskan 1 Orang
- Bangga! Atlet RI Kuasai Kejuaraan Tenis Meja Malaka 2026
“Prinsipnya coach Shin menerima pemutusan hubungan kerja antara PSSI dan Shin Tae-yong,” jelas Sumardji.
Coach STY juga memberikan kalimat perpisahan kepada PSSI dan disampaikan oleh pak Sumardji.
“Coach Shin juga berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan selama lima tahun. Dan pesannya semoga Timnas lolos Piala Dunia,” kata Sumardji yang menyampaikan kalimat dari STY.
Shin Tae-yong telah menjadi pelatih tim nasional Indonesia sejak 2020 dan telah memimpin tim dalam 57 laga kompetitif, dengan 26 kemenangan, 14 seri, dan 17 kekalahan.
Sebenarnya, kontrak Coach STY bersama timnas Indonesia selasi di bulan Juni 2027 nanti namun PSSI melakukan tindakan yang berbeda.


