KITAINDONESIASATU.COM – Ketua HQ Panitia dan Pengarah (Panswasrah) Pekan Olahraga Nasional (PON) Aceh XXI Aceh-Sumut 2024, Suwarno buka suara terkait insiden pemukal wasit.
Insiden pemukulan wasit dialami wasit Eko Agus Sugiharto kertika memimpin laga antara tim Sulteng melawan Aceh.
Sementara insiden pemukulan dilakukan Muhammad Rizki Saputra yang tidak puas atas keputusan wasit yang berulangkali memihak tim tuan rumah.
Suwarno mengatakan soal potensi hukuman yang diterima pemain Sulawesi Tengah, Muhammad Rizki Saputra, yang memukul wasit Eko Agus Sugiharto.
Menurut Suwarno Muhammad Rizki Saputra minimal dihukum enam bulan larangan bertanding.
Sementara Federasi Sepakbola Indonesia (PSSI) mendorong agar gelandang 19 tahun itu mendapatkan sanksi terberat.
Alhasil, ada potensi Muhammad Rizki Saputra menerima hukuman larangan bertanding lebih dari enam bulan.
Menurut Suwarno pihaknya sudah berkoordinasi dengan TD (Technical Director) PSSI.
“Mereka menyatakan untuk atlet yang memukul wasit itu sanksinya mininmal mendapat hukuman larangan bermain selama enam bulan,” kata Suwarno, mengutip dari ANTARA, Senin (16/9/2024).
Sementara dari pihak PSSI mengatakan Muhammad Rizki akan mendapatkan sanksi maksimal.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir sendiri juga mengecam tindakan yang dilakukan Muhammad Rizki Saputra.
Menurutnya, aksi pemukulan Muhammad Rizki Saputra kepada wasit merupakan tindakan kriminal.
Meski begitu, Erick Thohir juga menyalahkan wasit, timnya di PSSI akan melakukan investigasi kepada wasit yang melakukan banyak keputusan kontroversial di laga perempatfinal sepakbola putra PON XXI Aceh-Sumut 2024, Sabtu 14 September 2024 itu.
Erick Thohir mengatakan tindakan itu merupakan insiden memalukan di dunia persepakbolaan nasional.
“Memalukan. Sangat memalukan. PSSI akan mengusut tuntas peristiwa ini dan akan menjatuhkan sanksi terberat!,” kata Erick Thohir, mengutip dari laman resmi PSSI.
Sekadar diketahui, Muhammad Rizki Saputra melepaskan pukulan kepada wasit atas sejumlah keputusan kontoversial sang pengadil.
Wasit tercatat memberikan tiga kartu merah kepada pemain Sulteng dan menghadiahkan dua penalti kepada personel Aceh.
Ketika waktu normal sedianya telah berakhir, wasit bahkan memberikan injury time sampai 13 menit.
Puncak kekesalan Muhammad Rizki Saputra terjadi ketika wasit memberikan hadiah penalti kepada Aceh di menit 90+6.
Padahal, dalam siaran ulang terlihat jelas, tak ada pelanggaran sama sekali di kotak terlarang.
Dari sinilah, Muhammad Rizki Saputra emosi dan langsung memukul wajah wasit, ketika sang wasit berlari untuk menunjuk tendangan penalti.
Muhammad Rizki yang berlari di depannya langsung menghujamkan tinjunya ke arah bagian muka Eko Agus Sugiharto.
Mendapat pukulan keras sambil berlari, Eko Agus Sugiharto langsung jatuh dan terkapar hingga harus mendapatkan perawatand arurat. **

