KITAINDONESIASATU.COM – Peran pemain asing asal Timor Leste Paulo Gali Freitas sangat tergantung pada bagaimana Persebaya mengoptimalkan kemampuannya.
Dengan sistem 4‑3‑3 atau 4‑2‑3‑1 dengan false‑nine bisa membuka ruang dan memecah pertahanan lawan jika pemain muda ini ditampilkan.
Jika berhasil meningkatkan rasio gol, dia bisa jadi aset jangka panjang bagi Persebaya dalam mengarungi kompetisi Liga 1 Indonesia mengingat usia Gali Freitas masih sangat muda.
Adaptasi cepat dan dukungan Bonek memberi fondasi mental yang kuat bagi pria kelahiran Kota Dili, Timor Leste ini.
Seperti kita ketahui Gali Freitas merupakan penyerang muda bertalenta dengan kecepatan, dribel, dan fleksibilitas tinggi.
Meski penyelesaian akhir perlu diasah, posisi false‑nine bisa menjadi breakthrough untuk memaksimalkan potensinya.
Adaptasi dan pengembangan meningkat, menjanjikan kontribusi signifikan untuk Persebaya musim ini di kompetisi Liga 1 Indonesia 2025/2026.
Laga melawan Western Australia cukup membuktikan adanya peran dari Gali Freitas dalam gol yang diciptakan Fransisco Rivera hingga pertandingan berakhir 2-0 yang dihasilkan oleh Fransisco dan Rizky Dwi.
Sejak pertama bergabung di Persebaya Surabaya, Gali Freitas mengaku tidak ada masalah atau kendala berarti dalam proses adaptasi bersama tim barunya ini.
Pemain yang musim lalu membela PSIS Semarang itu, merasa sudah terbiasa dengan atmosfer sepak bola Indonesia, mengingat dirinya telah bermain di kompetisi tanah air selama dua musim terakhir.
Bagi Gali, hal terpenting saat ini bukan sekadar adaptasi teknis, melainkan kesiapan mental, terutama untuk menghadapi tekanan pertandingan dan atmosfer yang diciptakan para suporter.
“Kalau dari saya, mentalitas. Kalau dari adaptasi, saya sudah ada dua tahun di sini. Saya sudah adaptasi semuanya, kadang atmosfernya beda. Kita harus siap-siap mental untuk ketemu suporternya,” kata Gali Freitas.
Gali mengaku jika dirinya siap berfokus penuh bersama tim untuk mencapai target yang telah ditentukan bersama manajemen.
Ia merasa antusias menjadi bagian dari Persebaya, klub besar yang memiliki sejarah dan basis suporter fanatik dan sangat membanggakan bagi pemainnya.
“Target kita sama tim, manajemen pasti ada. Kita selesaikan dengan target kita,” kata Gali Freitas, menambahkan.
Kehadiran Gali Freitas diharapkan mampu menambah kekuatan lini serang Persebaya, tidak hanya dalam menghadapi ketatnya persaingan Liga 1 musim 2025/2026, tetapi juga dalam menghadapi kompetisi di level ASEAN. **


