KITAINDONESIASATU.COM – Hari-hari ini menjadi ujian berat bagi Pep Guardiola lantaran terpuruknya anak asuhnya dari Tim Manchester City yang dialamai selama ini, Senin (2/12/2024).
Penderitaan itu semakin dirasakan setelah tiga kali berturut-turut, kini kekalahan kembali terjadi untuk ke empat kalinya di kompetisi Liga Inggris 2024-2025.
Terbaru Man City harus kembali mendapat tekanan berat dari Liverpool dengan kekalahan laga Liga Inggris dengan skor 2-0.
Kemenangan Liverpool 2-0 ini menambah penderitaan Man City di empat kali berturut-turut belum lagi kekalahan di Liga Champions atas Feyenoord 4-0.
Dua gol Liverpool diperoleh memalui Gody Gakpo dimenit ke12 dan tendangan penalti Mohammed Salah di menit ke-12 beberapa saat sebelum pertandingan berakhir.
Perolehan 3 poin Liverpool dari Man City kian menempat posisi sebagai pemuncak klasemen sementara Liga Inggris dengan mengoleksi 34 poin.
Perolehan ini jauh meninggalkan klub lainnya seperti Arsenal dan Chelsea di posisi kedua dengan mengoleksi 25 poin selisih gol.
Sedangkan ditempat keempat dan kelima diduduki Brighton dan Manchester City dengan mengoleksi 23 poin.
Kekalahan Man City menjadi kekalahan keempat kalinya secara berturut-turut di Liga Inggris musim ini, mengulangi capaian terburuk mereka tahun 2008.
Sementara bagi sang pelatih Pep Guardiola ini merupakan peristiwa memalukan empat kali kalah dalam pertandingan berturut-turut dan belum pernah menang di 7 laga terakhirnya.
Bagi Pep guardian peristiwa ini merupakan peristiwa pertama kali dialaminya dan belum pernah menang di 7 pertandingan.
Melihat situasi ini, pelatih Liverpool, Arne Slot ogah merasa kasihan kepada Pep Guardiola di tengah situasi terpuruknya anak asuhnya di liga bergengsi di dunia ini.
Bahkan Arne sempat mengatakan tak perlu dibelas kasihani, lantaran Pep Guardian juga sudah banyak meraih gelar. **


