KITAINDONESIASATU.COM – Pelatih Barcelona, Hansi Flick, menunjukkan kemarahannya pada Jumat (17/10) kemarin setelah muncul laporan bahwa manajemen klub, termasuk Presiden Joan Laporta dan Direktur Olahraga Deco, ikut campur dalam keputusannya terkait Lamine Yamal.
Flick menyebut kabar tersebut sebagai “omong kosong” dan menegaskan bahwa tidak ada intervensi dari pihak klub.
Menurut laporan Cadena Ser, Yamal sempat datang terlambat ke latihan jelang laga Liga Champions melawan Paris Saint-Germain, yang membuat Flick ingin menyingkirkannya dari skuad utama.
Namun, laporan itu menyebut Laporta dan Deco turun tangan untuk memastikan Yamal tetap bermain sebagai starter dalam laga yang akhirnya berakhir dengan kekalahan 2-1 untuk Barcelona.
Menanggapi rumor itu, Flick membantah isu tersebut.
“Saya ingin tahu dari mana berita ini berasal. Ini tidak masuk akal. Klub mempercayai saya sepenuhnya dan tidak akan ikut campur soal keputusan pelatih,” kata dia.


