Dari sisi kondisi alam, Paulo tidak menemui kesulitan berarti. Iklim tropis Indonesia dinilainya tak jauh berbeda dengan Brasil.
Ditambah pengalaman bermain di berbagai kompetisi internasional, proses penyesuaian pun berjalan tanpa kendala.
Kesan mendalam juga dirasakan Paulo saat mencicipi atmosfer pertandingan Persija.
Laga debutnya saat Persija menang 2-0 atas Persita Tangerang di Stadion Indomilk Arena pada 30 Januari 2026 menjadi titik awal yang berkesan dalam perjalanannya bersama Macan Kemayoran.
Tak kalah membekas adalah pengalaman menyaksikan laga kandang Persija di Stadion Utama Gelora Bung Karno ketika menghadapi Madura United pada 23 Januari 2026.
Riuh dukungan suporter membuat Paulo memahami besarnya ikatan emosional antara tim dan pendukungnya.


