Kendala utama dalam rencana Neymar MLS adalah regulasi skuad. Tim asuhan Pat Noonan telah mengisi tiga slot Designated Player dengan nama-nama seperti Evander, Kevin Denkey, dan Miles Robinson.
Artinya, jika tidak ada perubahan, maka skenario Cincinnati Neymar mengharuskan sang pemain menerima struktur gaji yang berbeda dari status bintang biasanya di MLS.
Menariknya, Denkey yang baru direkrut pada musim dingin 2025 juga dikabarkan diminati klub-klub Eropa. Situasi ini bisa membuka celah dalam peluang Neymar gabung MLS dan reuni Messi.
Ambisi Cincinnati memang terlihat jelas dalam beberapa waktu terakhir. Selain Denkey, mereka juga sempat mendekati Weston McKennie dan melakukan komunikasi dengan Josh Sargent.
Di sisi lain, fokus utama Neymar tetap tertuju pada target tampil di Piala Dunia FIFA 2026 bersama timnas Brasil. Namun, ia tidak masuk skuad Timnas Brasil pada laga uji coba Maret lalu.
Kondisi ini membuat masa depan Neymar semakin menjadi sorotan. Apakah ia akan bertahan di Brasil atau benar-benar membuka lembaran baru dalam Neymar MLS, masih menjadi tanda tanya besar.***


