“Kami unggul dalam permainan, tapi kurang fokus di 10 menit terakhir. Itu mahal.”
Sementara itu, fans di media sosial ramai berkomentar:
“Suarez penyelamat, Messi pemimpin, tapi pertahanan… ngeri!”
“Ini bukan soal Messi tidak main bagus—tapi sistem kolaps.”
Meski kekalahan tragis Inter Miami di MLS ini mengecewakan, satu hal jelas: Lionel Messi belum menyerah.
Ia terus berjuang, menciptakan peluang, dan memimpin dari depan. Tapi kali ini, timnya tak bisa mengikuti iramanya.
Akankah Martino ubah formasi? Bisakah Inter Miami bangkit jelang playoff?
Satu pesan pasti: di MLS, tidak ada tempat bagi kesalahan—terutama di menit 80 ke atas.***


