Sepakbola

Menit Bermain Minim Pahabol Tinggalkan Persik Gabung Persibo

×

Menit Bermain Minim Pahabol Tinggalkan Persik Gabung Persibo

Sebarkan artikel ini
pahabol
Pemain Persik Kediri, Ferinando Pahabol terpaksa meninggalkan klubnya menginginkan menit bermain dan gabung klub Liga 2, Persibo Bojonegoro. foto: instagram @feripahabol_17

KITAINDONESIASATU.COM – Jika sepekan kemarin Fitra Ridwan meninggalkan kandang Macan Putih, kini Pahabol kembali tidak bersama Persik Kediri lagi.

“Macan Putih dan Kaka Ferinando Pahabol harus berpisah di musim ini. Menjalin 2 musim kebersamaan yang indah bersama antara Macan Putih dan Kaka Feri. Sukses selalu dimanapun berada Kaka ! 🙌🏻,” tulis @persikfcofficial.

Pria yang dikenal dengan Feri Pahabol merupakan pemain yang memiliki tinggi badan 1,58 ini dikenal sangat lincah dengan stamina yang selalu prima.

Sosoknya yang lincah dan gesit ini penampilannya selalu membuat mempesona pecinta sepakbola Indonesia, dan terakhir kali bermain untuk Persik Kediri.

Bersama Persik Kediri Ferinando Pahabol hanya dimainkan sebanyak 15 kali, namun menghasilkan dua gol dan satu assist di musim kompetisi Liga 1 2023-2024.

Sementara di liga sebelumnya mantan pemain Persipura ini bermain sebanyak 26 kali dengan 2 gol dan dua assist.

Kepergian Pahabol dari Persik Kediri sebenarnya bukan karena apa-apa, namun salah satunya dia kurang mendapatkan menit bermain.

Apalagi mulai bergulirnya Liga 2 Indonesia, dia pun mendapatkan tawaran dari klub Liga 2, dia pun kemudian memilih untuk bergabung bersama klub Persibo Bojonegoro.

Tentu ini merupakan kesempatan terbaik yang harus diambil apalagi di Persibo Bojonegoro harapannya mendapatkan kesempatan menit bermain lebih banyak.

Sejauh ini Ferinando Pahabol sebenarnya termasuk pemain yang menjadi andalah Persik Kediri dan banyak memberikan kesan terhadap teman satu timnya.

Sehingga tak heran jikan kepergiannya mendapat pelukan hangat dari semua anggota keluarga besar Persik Kediri, seluruh penggawa Macan Putih diliputi kesediahan saat kepergiannya itu.

Pria kelahiran Kabupaten Yohukimo, Papua ini memiliki pembawaan penuh senyum dan ramah serta memiliki skill individu di atas rata-rata yang sangat membantu Macan Putih.

Namun kepergiannya tak dapat dipungkiri, posisi sayap Persik memiliki persaingan yang ketat, dimana di sana ada dua pemain muda yang wajib dimainkan.

Hugo Samir dan M Supriadi, berdasarkan regulasi U-21 dua pemain ini harus tampil, hingga peluang Ferinando Pahabol untuk mendapatkan menit bermain menjadi kian minim.

Bahkan pada pekan musim kompetisi ini pelatih Marcelo Rospide lebih memilih Hugo Samir sebagai starter dan Supriadi sebagai supersub sayap kanan.

Pada hal lini ini adalah wilayah yang dia kuasai, sementara di sisi kiri dia juga harus bersaing dengan Ezra Walian, Majed Osman, Riyatno Abiyoso dan Garis Aditama, persaingan semakin ketat.

Meski kesedian Manajer Persik Kediri, Muhammad Syayid Nur Ichsan tak bisa bisa terbendung, mengingat Pahabol menginginkan menit bermain dan dia ingin bergabung ke Liga 2 untuk mendapatkan itu.

Pelatih Persik Kediri, Marcelo mengakui kontribusinya terhadap Macan Putihs angat besar, perpisahan ini juga merupakan kehilangan buat Persik, namun kami hanya bisa mendoakan serta mendukung penuh keputusannya.

Selain Feri Pahabol, Fitra Ridwan juga berpisah dengan Persik justru saat kompetisi Liga 1 mulai berjalan.

Seperti Pahabol, Fitra Ridwan juga sulit dapat jatah bermain di posisi gelandang yang dihuni banyak pemain seperti Rohit Chand, Adi Eko Jayanto, Ousmane Fane, Ze Valente, Ahmad Agung, dan Krisna Bayu Otto. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *