KITAINDONESIASATU.COM – Laga Semen Padang FC kontra Persita Tangerang mendadak berubah mencekam. Bek asing Kabau Sirah, Ravy Tsouka, harus dievakuasi tim medis dan langsung dilarikan ke rumah sakit usai pertandingan pekan ke-20 BRI Super League di Stadion GOR Haji Agus Salim, Padang, Minggu (8/2).
Pelatih Semen Padang, Dejan Antonic, mengungkapkan pemain asal Kongo itu sempat mengalami kondisi nyaris kolaps setelah laga berakhir. Ia bahkan meminta seluruh masyarakat mendoakan kondisi anak asuhnya tersebut.
Ravy dibawa menggunakan ambulans untuk mendapatkan penanganan intensif. Sebelum dievakuasi, pemain bertinggi sekitar 1,81 meter itu dilaporkan sempat muntah dan langsung mendapat pertolongan awal di stadion. Kondisinya dinilai kurang stabil sehingga dokter memutuskan perawatan serius guna mengantisipasi risiko yang tidak diinginkan.
Dejan menegaskan keselamatan pemain jauh lebih penting dibanding hasil pertandingan. Meski timnya menang, pikirannya sepenuhnya tertuju pada kondisi sang pemain. Ia berharap Ravy segera pulih dan bisa kembali beraktivitas normal.
Di tengah kecemasan itu, Semen Padang tetap mengamankan kemenangan tipis 1-0 atas Persita. Gol tunggal Diego Mauricio lewat titik penalti di akhir pertandingan memastikan Kabau Sirah meraih tiga poin krusial.
Tambahan poin tersebut mengangkat Semen Padang dari peringkat 17 ke posisi 16 klasemen sementara musim 2025-2026. Mereka mengoleksi 15 poin, sama dengan Persijap namun unggul selisih gol, serta kini hanya terpaut dua angka dari PSBS Biak dalam perebutan keluar dari zona degradasi—terlebih rivalnya itu baru saja kalah 0-2 dari PSM Makassar. (*)


