KITAINDONESIASATU.COM – Setelah laga Liga Champions 2025-2026 antara Kairat Almaty vs Real Madrid kemarin, Mbappe menyatakan ketidakpuasannya terhadap dirinya sendiri meskipun mencetak tiga gol.
Pada pertandingan awal Liga Champions itu, Kylian Mbappe sekali lagi membuktikan kepiawaiannya dalam mencetak gol dengan memborong 3 gol ke gawang Kairat.
Namun, striker kelahiran 1998 ini masih menunjukkan ketidakpuasannya terhadap dirinya sendiri, setelah kemenangan 5-0 atas Kairat.
Striker asal Prancis ini kepada saluran Movistar mengatakan jika ketidakpuasannya dalam laga itu meskipun sudah mencetak 3 gol.
“Sebagai pemain seperti saya, jika saya memiliki 5 peluang, saya harus mencetak 5 gol. Hari ini saya mencetak 3 gol. Itu bagus, tetapi jelas saya bisa mencetak lebih banyak gol. Saya akan terus berusaha untuk menyelesaikan musim dengan lebih efektif,” kata Mbappe kepada wartawan.
Mbappe membuka skor dari titik penalti pada menit ke-24, setelah Kairat melanggar Franco Mastantuono di kotak penalti.
Ia menambahkan dua gol lagi di babak kedua untuk melengkapi hat-trick keempatnya di Liga Champions.
Hebatnya, tiga di antaranya dicetak di laga tandang. Ini membuat Mbappe menyamai rekor mantan striker hebat Filippo Inzaghi.
Selain gol, Mbappe memberikan pujian khusus kepada kiper Thibaut Courtois atas tendangannya yang akurat, menciptakan kondisi baginya untuk melepaskan diri dan dengan terampil mencungkil bola untuk mencetak gol kedua.
“Umpannya bagus sekali. Courtois berkontribusi 80% terhadap gol, sementara saya hanya berkontribusi 20% sisanya,” ujar Mbappe merendah.
Dengan assist ini, Courtois menjadi penjaga gawang kedua dalam sejarah Real Madrid yang memberikan assist di Liga Champions, setelah Santiago Canizares (Oktober 1997).
Dua gol Real Madrid lainnya dicetak oleh pemain pengganti Eduardo Camavinga dan Brahim Diaz, meskipun menang 5-0, Mbappe menegaskan kemenangan itu tidak dapat menghapus kekecewaan atas kekalahan 5-2 dari Atletico Madrid akhir pekan lalu di La Liga.
“Kita tidak boleh melupakan kejutan masa lalu. Ini turnamen yang berbeda, tetapi kita harus ingat untuk memperbaiki diri, agar tidak harus mengalami malam yang buruk lagi,” tegas penyerang bernomor punggung 10 itu.
Pelatih Xabi Alonso juga tak ragu memuji murid kesayangannya itu dengan mengatakan, dia adalah penentu situasi di hampir setiap pertandingan.
“Mbappe menyelesaikan pertandingan dengan sangat tenang… Kami butuh kualitas Mbappe untuk ditingkatkan, tidak hanya dalam hal mencetak gol tetapi juga dalam hal pengaruh. Mbappe bisa menjalani musim yang eksplosif.” **


