Manipulasi Politik dalam Sepak Bola Kamerun
Selain tuduhan finansial, Samuel Eto’o juga dituding melakukan pelanggaran politik dalam organisasi sepak bola Kamerun.
Ia dikabarkan menangguhkan anggota komite eksekutif selama 10 tahun untuk membungkam oposisi, serta memanipulasi aturan pemilihan demi memperkuat posisinya.
Bagi sebagian pihak, ini adalah indikasi nyata skandal korupsi yang merusak demokrasi olahraga di Kamerun.
Suara Penentangan
Pengacara Emmanuel Nsahala, yang mewakili Aliansi, menegaskan bahwa kritik ini bukanlah serangan pribadi terhadap Samuel Eto’o sebagai legenda lapangan hijau. Kariernya sebagai pemain di sepak bola Kamerun dan dunia tetap dihormati.
Namun, Nsahala menekankan bahwa tuduhan ini adalah upaya untuk menyelamatkan tata kelola federasi dari bayang-bayang skandal korupsi, demi menjaga nilai integritas dan fair play.***


