Hanya 4 menit setelah restart, Evander mencatatkan namanya di papan skor lewat tembakan spektakuler dari luar kotak penalti, mengubah skor menjadi 2-0.
Pada menit 69, Evander menyelesaikan hat-trick imajiner dengan gol keduanya, kali ini melalui situasi kacau di depan gawang.
Bola liar berhasil ia manfaatkan menjadi gol, memperbesar keunggulan Cincinnati menjadi 3-0 .
Sejumlah peluang sempat diciptakan oleh Messi dan Suárez di sisa waktu pertandingan, tetapi semua upaya mereka masih bisa digagalkan oleh barisan pertahanan dan kiper Cincinnati yang tampil luar biasa.
Tahan Ambisi Inter Miami
Kekalahan ini membuat Inter Miami tetap bertengger di posisi ke-5 Wilayah Barat namun tertinggal 8 poin dari tim-tim papan atas. Meskipun memiliki tiga pertandingan lebih banyak, tekanan mulai terasa menjelang akhir musim.
Bagi Lionel Messi, ini merupakan salah satu pertandingan langka di mana ia tidak mampu menciptakan kontribusi nyata baik dalam mencetak gol maupun assist.
Pertandingan tersebut menjadi hari yang sulit bagi megabintang Argentina tersebut.***


