Pemain muda itu kemudian mengalami cedera, dan Flick menuding De la Fuente bertanggung jawab atas kondisi tersebut.
Namun, Yamal justru lebih berpihak pada pelatih timnas, yang dianggapnya memberi kepercayaan lebih besar ketimbang Flick.
Ketegangan ini juga diperkuat oleh sikap keluarga Yamal. Kedua orang tuanya menilai anak mereka sebagai salah satu pemain muda terbaik dunia dan layak mendapatkan perlakuan istimewa.
Pihak Barcelona kini tengah berupaya meredakan situasi, mengingat Yamal baru saja menandatangani kontrak jangka panjang hingga 2031.
Sementara itu, laporan media Spanyol pada pertengahan pekan menyebut PSG siap mengajukan tawaran fantastis senilai 230 juta euro untuk memboyong Yamal ke Paris — yang berpotensi menjadi transfer terbesar dalam sejarah sepak bola.
Musim ini, Yamal baru mencatat 5 penampilan bersama Barcelona, dengan kontribusi 2 gol dan 4 assist. Meski begitu, masa depannya di klub tampak semakin tidak pasti jika hubungan dengan Flick tidak segera diperbaiki.***


