Setelah jeda sekitar tiga menit, laga Elche vs Espanyol dihentikan sementara itu kembali dilanjutkan. Hilali yang berusia 22 tahun terlihat emosional dan hampir menangis di lapangan. Situasi ini mempertegas seriusnya kronologi insiden rasis Elche vs Espanyol yang terjadi di tengah pertandingan.
Secara hasil, laga berakhir imbang 2-2. Elche unggul lebih dulu lewat gol Marc Aguado, sementara Espanyol membalas melalui Quique García dan Carlos Romero. Rafa Mir kemudian mencetak gol penyama kedudukan dari titik penalti di menit ke-90.

La Liga Kutuk Segala Bentuk Diskriminasi
Tanpa menyebut langsung laga Elche vs Espanyol dihentikan, pihak La Liga menegaskan komitmen menolak segala bentuk rasisme di dalam maupun luar stadion. Insiden rasis Elche vs Espanyol kembali mengingatkan bahwa sepak bola Spanyol masih berjuang memberantas diskriminasi.
Kasus ini juga menambah daftar panjang insiden serupa yang sebelumnya kerap dialami penyerang Vinícius Júnior, yang sejak 2018 menjadi simbol perlawanan terhadap rasisme di kompetisi domestik Spanyol.


