Ia juga menyamai rekor Fernando Sanudo dari musim 1934/35.
Kini, Mbappe hanya tertinggal satu gol dari rekor Ivan Zamorano yang mencetak 37 gol di musim 1992/93.
Dengan empat pertandingan tersisa, peluang Mbappe untuk menjadi debutan tersubur sepanjang sejarah Madrid sangat terbuka lebar.
Bersaing di Jalur Juara dan Pichichi
Selain mendekati rekor klub, Mbappe juga memburu gelar Pichichi sebagai pencetak gol terbanyak La Liga. Saat ini, ia telah mengoleksi 24 gol, hanya tertinggal satu dari Robert Lewandowski.
Dengan kondisi fisik Lewandowski yang belum 100% pulih dari cedera, Mbappe berpeluang besar meraih dua gelar prestisius di musim debutnya: juara La Liga dan top skor.
Media Spanyol: “Mbappe, Masa Depan Bernabeu”
Media-media Spanyol tak ragu menyebut Mbappe sebagai pilar masa depan Real Madrid.
“Mereka mungkin gagal di Liga Champions, tetapi Mbappe masih bisa memimpin Real Madrid menjuarai La Liga,” tulis salah satu portal olahraga terkemuka.
Mereka juga menulis bahwa Kylian Mbappe bukan sekadar rekrutan blockbuster.


