KITAINDONESIASATU.COM – Misi Bayern Munchen memburu trofi DFB Pokal akhirnya menemukan jalan terang. Raksasa Bavaria sukses melewati ujian berat setelah menumbangkan RB Leipzig 2-0 dan memastikan tiket ke semifinal. Hasil ini sekaligus menjaga harapan Bayern meraih gelar piala domestik pertama mereka sejak musim 2019/2020.
Pelatih Vincent Kompany menurunkan kekuatan terbaiknya, termasuk Manuel Neuer di bawah mistar. Di kubu lawan, Leipzig yang ditangani Ole Werner mendapat suntikan tenaga dengan kembalinya bek Castello Lukeba dari cedera, sementara Maarten Vandevoordt dipercaya sebagai penjaga gawang utama di kompetisi piala.
Secara historis Bayern memang momok bagi Leipzig. Dalam dua pertemuan terakhir, Die Roten bahkan pernah membantai lawannya dengan skor telak 6-0 dan 5-1. Namun kali ini pertandingan berlangsung lebih ketat, terutama sepanjang babak pertama.
Selepas jeda, dominasi Bayern mulai terlihat jelas. Pada menit ke-58 Serge Gnabry memaksa Vandevoordt melakukan penyelamatan gemilang. Leipzig sempat memberi ancaman empat menit kemudian saat sundulan Romulo dari situasi bola mati menghantam mistar gawang — meski indikasi offside sempat terlihat.
Momentum berubah drastis ketika Bayern mendapatkan penalti. Kiper Leipzig terpeleset saat keluar dari sarangnya dan menjatuhkan Josip Stanisic di kotak terlarang. Harry Kane yang maju sebagai algojo menjalankan tugasnya dengan sempurna dan mengecoh Vandevoordt.
Belum sempat Leipzig bangkit, Bayern langsung menghantam lagi hanya tiga menit berselang. Umpan matang Michael Olise diselesaikan dengan tenang oleh Diaz yang melepaskan tembakan melewati kiper lawan.
Dua gol cepat tersebut praktis mematahkan perlawanan Leipzig. Sisa pertandingan sepenuhnya berada dalam kendali Bayern, yang bermain nyaman hingga peluit akhir berbunyi.
Kemenangan ini menjadi sinyal kuat: Bayern Munchen benar-benar serius mengejar trofi DFB Pokal musim ini. Setelah lima musim selalu tersandung di perempat final, Die Roten akhirnya kembali menembus semifinal dan membuka peluang besar mengakhiri puasa gelar di kompetisi tersebut. (*)


