KITAINDONESIASATU.COM – Sebuah kejutan besar mengguncang FIFA Club World Cup 2025. Klub amatir asal Selandia Baru, Auckland City, sukses menahan imbang raksasa Argentina, Boca Juniors, dengan skor dramatis 1-1 dalam laga sengit di Nashville.
Meski datang sebagai tim underdog tanpa status profesional, Auckland City tampil penuh determinasi. Christian Gray jadi pahlawan setelah mencetak gol penyama di babak kedua, sekaligus menjadi satu-satunya gol yang mereka cetak sepanjang turnamen prestisius ini.
Di awal laga, Auckland mampu memberikan perlawanan ketat selama 25 menit pertama. Namun, petaka datang ketika sundulan Lautaro Di Lollo membentur tiang dan memantul ke tubuh kiper Auckland, Nathan Garrow, hingga bola bergulir masuk ke gawang sendiri. Boca Juniors unggul 1-0 lewat gol bunuh diri yang tidak beruntung.
Tak gentar, Auckland bangkit di babak kedua. Lewat skema sepak pojok yang terencana, Christian Gray sukses menanduk bola melewati penjagaan kiper Boca, Agustin Marchesin, dan menyamakan kedudukan 1-1.
Pertandingan sempat dihentikan selama sekitar 40 menit akibat cuaca buruk yang melanda area stadion. Usai laga dilanjutkan, Boca tampil menekan dan terus menggempur pertahanan Auckland. Namun, barisan belakang tim amatir ini tampil disiplin dan heroik, mematahkan semua peluang Boca hingga laga berakhir imbang.
Hasil imbang ini mencatatkan sejarah manis bagi Auckland City yang berhasil menahan tim raksasa Amerika Selatan (AS) di panggung dunia. Meski terus berada di bawah tekanan, skuad Auckland membuktikan bahwa semangat juang bisa menumbangkan perbedaan kasta di lapangan. (*)


