KITAINDONESIASATU.COM – Bermain di kandang sendiri dengan skuad terbaik, Barcelona harus menerima kekalahan 1-2 dari PSG pada putaran kedua Liga Champions 2025-2026 yang berlangsung, Kamis 2 Oktober 2025 dini hari.
Pertandingan Barca vs PSG dinilai menarik dan mengundang banyak perhatian penggemar.
Menjawab ekspektasi, kedua tim juga menunjukkan performa gemilang dengan memainkan sepak bola indah.
Di babak pertama, baik Barca maupun PSG memilih untuk menyerang, dengan total 20 tembakan.
Tanpa menunggu lama, pada menit ke-9, para penggemar di Stadion Lluís Companys menyaksikan gol pembuka Barca ketika Ferran Torres menyelesaikan umpan akurat dari Rashford.
Pada menit ke-38, pertandingan kembali ke garis start ketika Senny Mayulu mencetak gol untuk PSG, menyamakan kedudukan 1-1.
Namun, sorotan babak pertama bukan pada skor akhir, melainkan pada tabrakan berbahaya antara Frenkie De Jong dan Nuno Mendes di menit ke-32.
Pada fase ini, Nuno Mendes dengan percaya diri menggiring bola dan dilanggar berbahaya dari belakang oleh Frenkie De Jong.
Namun, wasit Michael Oliver hanya memberikan kartu kuning kepada pemain Belanda tersebut.
Seketika, para pemain dan staf pelatih PSG beradu argumen sengit, meminta Michael Oliver untuk menangani situasi dengan lebih tegas, memberikan Frenkie De Jong kartu merah, alih-alih kartu kuning.
Analis sepakbola Pérez Burrull di program Radio Marca mengatakan tindakan gelandang Barca itu sangat berbahaya, dan dia tidak menyentuh bola, dan pantas mendapatkan kartu merah.
“Untungnya bagi Barca, wasit tidak melihat VAR dan Frenkie De Jong masih aman dan terus bermain meskipun lawannya bereaksi keras,” ujar Perez.
Setelah babak pertama yang terbuka, babak kedua berjalan lebih lambat karena Barca tidak lagi mampu mempertahankan kecepatan bermain seperti sebelumnya.
Tim tuan rumah hanya menguasai bola sekitar 40% dari waktu, tanpa banyak peluang mencetak gol. Lamine Yamal—pemain yang ditempatkan di sayap kanan Barca dan menerima ekspektasi tinggi—bermain buruk, tanpa tembakan berbahaya.
Sementara itu, rekan serang Lamine Yamal, Lewandowski dan Rashford, juga kesulitan menembus pertahanan PSG.
Tak hanya serangan Barca yang buntu, dalam 20 menit terakhir, gawang Barca terus-menerus diguncang tekanan PSG. Setelah beberapa kali lolos dengan keberuntungan, pada menit ke-90, gawang Barca kembali bergetar untuk kedua kalinya setelah serangan balik kilat PSG.
Pemain yang memastikan kemenangan 2-1 bagi sang juara Liga Champions adalah Gonçalo Ramos dengan tendangan rendah akurat, yang tak memberi kesempatan bagi kiper Wojciech Szczęsny untuk membendungnya.
Dengan kemenangan 2-1 atas Barca, PSG mengumpulkan 6 poin, setara dengan tim-tim seperti Real Madrid dan Bayern München.
Namun, wakil dari Prancis tersebut harus turun ke posisi ketiga karena selisih gol yang lebih rendah.
Sementara itu, Barca menelan kekalahan pertama di Liga Champions 2025-2026.
Tim asuhan pelatih Hansi Flick hanya mengumpulkan 3 poin, terpuruk di posisi ke-16. **


