Sepakbola

Kegelisahan Ze Jeda FIFA Matchday, Memilih Tidak Libur Kompetisi Liga 1

×

Kegelisahan Ze Jeda FIFA Matchday, Memilih Tidak Libur Kompetisi Liga 1

Sebarkan artikel ini
ze
Ze Valente, Kapten Persik Kediri. foto: kediri official

KITAINDONESIASATU.COM – Jeda FIFA Matchday yang berdampak pada liburnya kompetisi Liga 1 Indonesia ternyata membuat kegelisahan salah satu Kapten Persik Kediri, Ze Valente, Rabu (20/11/2024).

Sejauh ini pada libur kompetisi Liga 1 karena jeda FIFA Matchday sudah berlangsung selama tiga kali yakni pada Agustus-September dan Oktober dan November 2024.

Situasi ini membuat kegelisahan Ze Valente karena selama jeda FIFA Matchday itu praktis tak akan ada pertandingan selama dua minggu, situasi ini menjadi pro kontra.

Hal ini diungkapkan pemain asal Portugal yang bermain di klub Persik Kediri, Ze Valente memilih tidak ada jeda libur untuk kompetisi Liga 1 meskipun ada kompetisi Piala Dunia.

“Saya tidak suka dengan terlalu banyak jeda, sayangnya di sini, Indonesia ada banyak jeda,” kata Ze seperti dilansir Radar Kediri, Rabu (21/11/2024).

Ze mengungkapkan kegelisahannya terkait banyaknya libur kompetisi di Liga Indonesia, karena FIFA Macthday, meski demikian dia tetap akan mengikuti jadwal yang sduah disusun PSSI.

BERITA PERSIK LAINNYA: Tendangan Roket Ezra Walian Debutnya vs PSM Membuka Peran Baru di Persik

Meskipun sebenarnya Ze Valente tetap akan berusaha memanfaatkan waktu libur itu untuk memperbaiki kekurangan yang ia miliki.

Pria berdarah Portugal ini mengaku tetap memperbaiki kekurangannya, di sisi lain memang baik untuk memperbaiki tim.

Tetapi di sisi lain tidak baik krena para pemain beristirahat tidak bermain kompetisi.

Di Persik sendiri FIFA Matchday pertama timnya memiliki waktu libur dari pertangan sebanyak 20 hari.

Kemudian ada jeda FIFA Matchday kedua Persik Kediri memiliki waktu luang selama 18 hari dan Macan Putih puasa kompetisi selama 19 hari.

Tetapi bagi Ze di sisi lain bagus untuk timnya agar lebih bekerja keras, untuk mengisi kekosongan libur kompetisi ini.

Dampak negatif dari jeda FIFA Matchday adalah adanya gangguan ritme kompetisi.
Jeda panjang bisa mengganggu momentum tim yang sedang dalam tren positif.

Sebaliknya, tim yang sedang berjuang mungkin kehilangan kesempatan untuk segera memperbaiki posisi mereka.

Kemudian kehilangan antusiasme penggemar bola untuk menyaksikan kompetisi Liga 1 Indonesia.

Libur kompetisi bisa membuat penggemar kehilangan gairah untuk mendukung tim mereka.

Meski FIFA Matchday menawarkan hiburan, loyalitas pada klub sering kali lebih besar daripada tim nasional.

Risiko cedera pemain di timnas akan lebih besar, dan ini tentu merugikan klub.

Pemain yang dipanggil ke tim nasional berisiko mengalami cedera, yang dapat berdampak buruk pada klub ketika kompetisi dilanjutkan.

Meski demikian ada dampak positif dari jeda FIFA Matchday ini yakni kesempatan untuk pemulihan.

Banyak pemain yang membutuhkan waktu istirahat setelah jadwal kompetisi yang padat.

Jeda ini memungkinkan mereka memulihkan kondisi fisik dan mental, terutama bagi yang mengalami cedera ringan.

Kemudian peningkatan kualitas tim nasional, jeda ini memberi kesempatan bagi pemain lokal terbaik untuk bergabung dengan tim nasional tanpa harus absen dari pertandingan klub.

Hal ini mendukung program pengembangan tim nasional dan memperkuat hubungan antara klub dan PSSI.

Kemudian evaluasi strategi tim akan lebih matang, pelatih memiliki waktu lebih untuk mengevaluasi performa tim sejauh ini.

Mereka bisa memanfaatkan momen ini untuk memperbaiki taktik, menguji formasi baru, atau memperbaiki kelemahan.

Kemudian proses adaptasi pemain baru, untuk tim yang baru mendatangkan pemain (misalnya di tengah musim), jeda ini memberikan waktu bagi pemain baru untuk beradaptasi dengan rekan setim dan sistem permainan. **

Respon (2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *