Meski kontraknya hampir habis dan ia berhak membuka negosiasi bebas dengan klub lain, Santos di bawah kepemimpinan presiden Marcelo Teixeira bertekad mempertahankan sang bintang. Klub ingin menjadikan Neymar sebagai fondasi utama pembangunan tim ke depan.
Teixeira menegaskan bahwa perpanjangan kontrak Neymar menjadi prioritas. Santos menawarkan gaji sebesar 4,14 juta real Brasil per bulan, atau sekitar Rp12,1 miliar, ditambah bonus berbasis performa.
Selain itu, klub juga berkomitmen melunasi tunggakan lama senilai 13 juta euro secara bertahap hingga akhir 2026.
Meski karier Neymar kerap diganggu cedera, ia tampak menemukan kembali kenyamanan di Santos. Faktor keluarga, lingkungan yang familiar, serta statusnya sebagai ikon klub membuat Neymar ingin bertahan lebih lama dan berperan sebagai pemimpin bagi para pemain muda.
Namun, perjalanan Neymar di Santos tidak sepenuhnya mulus. Ia sempat bersinggungan dengan suporter, rekan setim, hingga manajemen. Ditambah lagi, kebutuhan operasi meniskus membuat masa depannya sempat diragukan.
Meski demikian, performa impresif di penghujung musim menjadi sinyal kuat bahwa Neymar masih mampu bersaing di level tertinggi.
