“Kami sempat dekat dengan Dean Zandbergen, tetapi garis keturunannya tidak memenuhi syarat karena berasal dari buyutnya,” ungkap Herdman.
Situasi tersebut membuat Timnas Indonesia harus mempertimbangkan alternatif lain.
Pemilihan pemain diaspora perlu disertai pemeriksaan dokumen agar sesuai dengan regulasi yang berlaku.
Herdman juga perlu menilai kemampuan pemain berdasarkan kebutuhan taktik. Ketajaman di depan gawang, pergerakan tanpa bola, dan kemampuan bekerja sama menjadi faktor penting.
Di sisi lain, penyerang lokal tetap berpeluang mengisi kebutuhan tersebut. Persaingan di lini depan dapat membantu meningkatkan kualitas pemain yang tersedia.
Di Piala FIFA ASEAN 2026 lalu, Indonesia mengandalkan Mitch Bakker di lini depan. (*)





