“Memang diperlukan pengelolaan yang baik untuk mengatur semuanya dengan jadwal yang padat ini. Hari ini kami akan berlatih, tetapi dengan intensitas yang sangat rendah, dan besok kami akan fokus sepenuhnya pada pertandingan,” tutur Jan Olde Riekerink seperti dilansir dari laman resmi klub.
Pernyataan sang pelatih mengonfirmasi bahwa tim teknis tidak hanya berkutat pada aspek taktik, tetapi juga memprioritaskan pemulihan fisik para pemain. Langkah ini diambil agar kondisi kebugaran skuad tetap prima saat menghadapi laga berintensitas tinggi.
Lebih jauh, mantan pelatih Timnas Indonesia U-19 itu mengingatkan bahwa perjalanan Dewa United masih panjang dan penuh tantangan. “Seperti yang kita ketahui, masih ada lima pertandingan penting yang harus dijalani. Pertama menghadapi Bhayangkara, kemudian laga di Manila,” paparnya.
Informasi terbaru menunjukkan, setelah laga kontra Bhayangkara, Dewa United bakal bertandang ke Filipina untuk menghadapi Manila Digger dalam agenda AFC Challenge League pada 5 dan 12 Maret 2026
Jadwal padat ini menuntut konsistensi dan fokus ekstra dari seluruh elemen tim.
Sejak awal musim, ambisi besar memang telah ditanamkan di tubuh Dewa United. Namun, Coach Jan tetap menekankan pentingnya menyeimbangkan target tinggi dengan realitas kompetisi.


