SepakbolaBerita Utama

Jadwal Padat Pemain PSIM Yusaku Memilih Tak Pulang ke Jepang Video Call dengan Keluarga

×

Jadwal Padat Pemain PSIM Yusaku Memilih Tak Pulang ke Jepang Video Call dengan Keluarga

Sebarkan artikel ini
Yusaku Yamadera
Bek PSIM Yogyakarta, Yusaku Yamadera

KITAINDONESIASATU.COM – Hari spesial Natal 2025 dan libur tahun baru 2026 tak lagi menjadi hari spesial bagi para pemain asing yang berlaga di Super League 2025/2026.

Pasalnya momentum tersebut bertepatan dengan padatnya jadwal pertandingan pada babak pertama Super League 2025/2026 yang belum mencapai setengah putaran dari 34 pertandingan.

Seperti halnya yang dialami pemain asing PSIM Yogyakarta asal Jepang, Yusaku Yamadera harus menunda keinginannya pulang ke negaranya mengingat Laskar Mataram harus melakoni laga penting awal Januari 2026.

Yusuka mengatakan sebenarnya tahun baru adalah perayaan penting bagi Umat Budha di Jepang, namun karena demi PSIM yang hari-hari itu memiliki jadwal pada pertandingan, ia terpaksa menunda acara kebersamaannya bersama keluarganya di Jepang.

Momentum penting itu disiasati dengan melakukan panggilan video agar tetap terhubung di momen penting saat keluarga besarnya berkumpul bersama di kampungnya di negara Jepang.

Namun itu semua dimaklumi oleh Yusuka jika itu memang tuntutan jadwal kompetisi yang padat membuat dirinya harus rela melewatkan liburan bersama keluarga dan harus konsentrasi pada pertandingan yang dijalani bersama tim.

Meski demikian bek andalam PSIM Yogyakarta ini mengaku bersyukur banyak hal di tahun 2025, termasuk perjalanannya bersama Laskar Mataran sejauh ini sejak di Liga 2 dan kini masih bersama PSIM di liga tertinggi Indonesia.

Tak hanya masalah sepakbola ternyata Yusuka juga terkesan dengan suasana Yogyakarta yang memiliki budaya Jawa kental membuat dirinya mengaku sangat senang dan mendapatkan pengalaman mengetahui budaya dari 10 pemain asing bersama klub ini.

Pada tahun 2026 ini ia memiliki harapan dirinya secara individu dab juga bagi tim PSIM dan ia berharap tetap bertahan di musim kompetisi tahun depan tetap bersama PSIM Yogyakarta, ia pun berkeinginan agar dirinya juga masuk jajaran 11 pemain terbaik di musim kompetisi Super League 2025/2026.

Tentu saja momentum seperti ini tak hanya dialami bek tengah PSIM Yogyakarta tetapi para pemain asing, bahkan pemain lokal sekalipun tidak memiliki cukup waktu untuk bersantai menikmati liburan akhir tahun baik libur Natal hingga tahun baru 2026. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *