Gol tersebut menjadi gol tercepat kedua yang pernah dicetak pemain Afrika dalam sejarah Piala Dunia. Rekor tercepat masih dipegang oleh Asamoah Gyan yang mencetak gol untuk Ghana saat menghadapi Czech Republic pada Piala Dunia 2006 dalam waktu 68 detik.
Maroko Semakin Dekat ke Babak Gugur
Kemenangan atas Skotlandia membuat Maroko mengoleksi empat poin di Grup C setelah sebelumnya bermain imbang melawan Brazil pada laga pembuka.
Hasil tersebut menempatkan Maroko di posisi teratas klasemen sementara dan membuka peluang besar untuk melaju ke babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Dengan performa impresif yang ditunjukkan Ismail Sibari dan rekan-rekannya, Maroko kembali memperlihatkan kapasitasnya sebagai salah satu kekuatan sepak bola Afrika yang patut diperhitungkan di panggung dunia.***
