UEFA menegaskan bahwa UEFA suspends Prestianni tidak mengurangi keputusan akhir setelah penyelidikan tuntas.
Jika terbukti melakukan Vinicius Junior racist abuse, Prestianni terancam larangan minimal 10 pertandingan. Inilah gravitas UEFA suspends Prestianni Benfica racist abuse Vinicius 2026.
Prestianni, yang terlihat berdebat sambil menutupi mulut dengan bajunya, membantah tuduhan Vinicius Junior racist abuse. Namun, keputusan UEFA suspends Prestianni tetap berlaku sambil menunggu hasil investigasi lengkap UEFA suspends Prestianni Benfica racist abuse Vinicius 2026.
Reaksi keras datang dari kubu Real Madrid. Trent Alexander-Arnold menyebut insiden Vinicius Junior racist abuse sebagai “aib bagi sepak bola”.
Sementara Kylian Mbappe berpendapat Prestianni “tak pantas main di Liga Champions lagi”, memperkuat tekanan pada kasus UEFA suspends Prestianni Benfica racist abuse Vinicius 2026.
Di sisi Benfica, pelatih Jose Mourinho—yang juga diskors untuk leg kedua—mengkritik perayaan gol Vinicius.


