KITAINDONESIASATU.COM – Piala Dunia 2026 semakin dekat, dan ajang kualifikasi di zona Eropa (UEFA) menjadi salah satu yang paling dinantikan. Dengan 55 negara peserta, persaingan untuk merebut tiket ke Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada semakin memanas.
Para penggemar sepak bola di seluruh dunia, khususnya di Indonesia, tentu penasaran bagaimana perjalanan negara-negara besar seperti Inggris, Spanyol, Jerman, Belanda, hingga Italia dalam merebut tiket ke turnamen paling bergengsi ini.
Format Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Eropa
Sebelum masuk ke hasil, penting untuk memahami format kualifikasi UEFA:
- Pembagian Grup: 55 negara dibagi ke dalam 12 grup. Sebagian grup berisi 4 tim, sebagian lain berisi 5 tim.
- Sistem Pertandingan: Setiap tim akan bermain home dan away melawan semua tim dalam grup.
- Lolos Langsung: Juara grup otomatis lolos ke Piala Dunia 2026.
- Play-off: Tim peringkat kedua akan menjalani play-off bersama beberapa tim dari UEFA Nations League untuk memperebutkan sisa tiket.
Format ini membuat setiap poin menjadi sangat berharga, bahkan hasil imbang bisa menentukan nasib sebuah negara.
Hasil Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Eropa
Beberapa laga seru sudah digelar pada awal September 2025. Berikut adalah rangkuman hasilnya:
Grup A: Jerman Bangkit
Jerman 3-1 Irlandia Utara
Setelah sempat kalah dari Slovakia, Jerman kembali menemukan ritme dengan kemenangan meyakinkan atas Irlandia Utara. Kemenangan ini menjaga asa Die Mannschaft untuk kembali ke puncak klasemen.
Grup E: Spanyol Tak Terbendung
Spanyol 6-0 Turki
Tim Matador tampil luar biasa dengan kemenangan telak. Mikel Merino mencetak hat-trick, dan Spanyol kini memuncaki grup dengan poin sempurna.
Grup G: Belanda Pamer Dominasi
Belanda 3-2 Lithuania
Laga dramatis diwarnai gol ke-52 Memphis Depay untuk Belanda. Kemenangan ini membuat De Oranje mantap di puncak klasemen dengan 10 poin dari 4 laga.
Grup K: Inggris Sempurna
Inggris 2-0 Andorra
The Three Lions tampil solid dengan rekor sempurna—12 poin dari 4 laga tanpa kebobolan. Meski dianggap belum maksimal dalam mencetak banyak gol, Inggris tetap menjadi favorit kuat lolos langsung.
Grup C: Persaingan Ketat
Skotlandia 0-0 Denmark
Skotlandia berhasil menahan imbang Denmark. Sementara itu, Yunani tampil impresif dengan kemenangan besar atas Belarus (5-1).
Laga Lain:
- Italia 5-0 Estonia
- Prancis 2-0 Ukraina
- Kroasia 1-0 Kepulauan Faroe
- Swiss 4-0 Kosovo
- Swedia 2-2 Slovenia
Hasil-hasil ini menunjukkan betapa sengitnya persaingan antarnegara di setiap grup.
Klasemen Sementara Beberapa Grup
Grup G
- Belanda – 10 poin
- Polandia – 6 poin
- Finlandia – 4 poin
- Lithuania – 1 poin
- Malta – 0 poin
Grup I
- Norwegia – 12 poin
- Israel – 9 poin
- Italia – 6 poin
- Estonia – 3 poin
- Moldova – 0 poin
Grup H
- Bosnia & Herzegovina – 9 poin
- Austria – 6 poin
- Rumania – 6 poin
Grup K
- Inggris – 12 poin
- Albania – 3 poin
- Latvia – 3 poin
Serbia – baru memulai pertandingan
Andorra – 0 poin
Dengan hasil ini, terlihat jelas negara-negara besar seperti Inggris, Belanda, Spanyol, dan Norwegia tampil sangat kuat sejak awal.
Highlight Pemain Bintang
Selain persaingan antarnegara, ada juga cerita menarik dari para pemain bintang:
- Memphis Depay kini menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Belanda dengan 52 gol.
- Mikel Merino jadi sorotan setelah hat-trick melawan Turki.
- Harry Kane dan lini depan Inggris masih diharapkan lebih produktif meski tim selalu menang.
- Performa individu seperti ini tidak hanya mengangkat timnya, tapi juga memberi motivasi ekstra bagi fans.
Jadwal Lanjutan Kualifikasi
Kualifikasi zona Eropa masih panjang dan akan berlangsung hingga Oktober 2025. Beberapa laga krusial yang patut ditunggu:
- Prancis vs Italia – duel klasik antara dua raksasa Eropa.
- Belanda vs Polandia – pertarungan perebutan puncak Grup G.
- Inggris vs Serbia – ujian nyata bagi Inggris yang sejauh ini belum mendapat lawan sepadan.
- Spanyol vs Yunani – laga yang bisa menentukan siapa juara grup lebih cepat.
Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa sudah memperlihatkan peta kekuatan yang menarik. Beberapa tim besar menunjukkan konsistensi luar biasa, sementara tim kejutan juga berpotensi membuat persaingan makin panas.


