KITAINDONESIASATU.COM – RB Leipzig mengguncang jagat sepak bola Jerman. Untuk pertama kalinya dalam sejarah negeri itu, kursi CEO klub profesional ditempati seorang perempuan. Tatjana Haenni, figur berpengaruh berusia 59 tahun asal Swiss, dipilih memimpin langsung klub ambisius Red Bulls. Ia akan mulai bertugas pada 1 Januari, sekaligus menjadi perempuan pertama yang menduduki posisi tertinggi manajemen klub Bundesliga.
Dalam pernyataan resminya, Haenni mengaku sudah tak sabar menggebrak Leipzig.
“Saya menanti Januari dengan penuh antusias untuk masuk lebih dalam ke jantung klub ini,” ujarnya.
Ia menegaskan siap melanjutkan laju impresif Leipzig dan mengawal target besar yang sudah dicanangkan.
Pengangkatan Haenni sekaligus menutup kekosongan jabatan CEO sejak ditinggal Oliver Mintzlaff, sekaligus menunjukkan strategi jangka panjang Red Bulls untuk memperkuat stabilitas dan arah klub di masa depan.
Nantinya, Haenni akan memimpin manajemen puncak bersama jajaran elite lainnya: Johann Plenge (Bisnis), Florian Hopp (Administrasi), dan Marcel Schaefer (Olahraga).
Bukan orang baru di dunia bola, Haenni punya rekam jejak panjang. Ia pernah tampil 23 kali membela Timnas Wanita Swiss sebelum berkarier sebagai administrator di UEFA, FIFA, hingga Federasi Sepak Bola Swiss (SFV). Sosok yang lengkap: mantan pemain, petinggi, sekaligus pembuat kebijakan.
Sejak promosi ke Bundesliga pada 2016, RB Leipzig tumbuh jadi kekuatan baru, juara dua kali DFB-Pokal dan semifinalis Liga Champions 2020.
Kini, klub makin percaya diri melaju, apalagi setelah Jurgen Klopp ditunjuk sebagai Kepala Global Sepak Bola Red Bull sejak Januari 2025—mengawasi jaringan klub raksasa di Leipzig, Salzburg, New York, hingga Bragantino. (*)


