Kepulangannya pekan lalu ke Spotify Camp Nou sontak memicu rumor besar soal kemungkinan “tarian terakhir” bersama Barcelona. Kunjungannya menjadi momen emosional, mengingat Messi tak pernah sempat mengucap perpisahan langsung kepada fans karena aturan COVID-19 saat ia hengkang.
Carrasco—yang tenar lewat kampanye Laporta yang menyerang Real Madrid dalam masa pemilihan presiden klub—mengatakan kepada radio RAC1 bahwa pengaruh Messi di pasar global masih luar biasa.
Ia menegaskan bahwa Messi tetap menjadi pemain dengan penjualan jersey tertinggi di dunia, dan kehadirannya otomatis akan memancing sponsor untuk kembali bekerja sama dengan Barcelona.
Menurut Carrasco, potensi pemasukan tersebut berada di kisaran €200–€300 juta, atau sekitar Rp3,4–Rp5,1 triliun. Messi sendiri telah mencatatkan sejarah selama 17 tahun di Barcelona: tampil 778 kali, mencetak 672 gol, membuat 303 assist, dan meraih 35 trofi—statistik yang menjadikannya ikon terbesar klub.
Namun pertanyaan besar tetap menggantung: apakah Lionel Messi benar-benar akan kembali ke Barcelona?***


