Menurut sejumlah sumber, departemen medis internal kini terpecah menjadi dua kelompok: staf baru yang bekerja bersama Tous dan staf lama yang telah ada sebelumnya.
Perbedaan pandangan dalam penanganan cedera membuat Flick mengambil langkah tegas dengan tidak lagi menyertakan unit adaptasi ulang Tous setelah cedera Raphinha menjelang El Clasico.
Sebuah sumber mengatakan, “Barca adalah klub yang menyulitkan dirinya sendiri,” menyoroti konflik internal yang menghambat kinerja staf. Ketika Flick mengembalikan struktur musim lalu, ruang ganti justru merespons lebih positif.
Barcelona berusaha bangkit seiring pulihnya beberapa pemain kunci seperti Garcia dan Raphinha.
Namun kestabilan tim ke depan masih sangat bergantung pada kemampuan klub memperbaiki koordinasi medis dan kebugaran.
Kisah Yamal kini jadi simbol dari badai yang belum benar-benar reda di Camp Nou.***


