The Athletic melaporkan bahwa saat jeda internasional Oktober, Yamal menyampaikan ketidakpuasan langsung kepada klub terkait penanganan pemulihannya oleh kepala medis Julio Tous.
Ia meminta ditangani oleh staf pelatih lain—dan permintaan itu pun dipenuhi Barcelona.
Masalah Yamal hanyalah bagian kecil dari krisis yang lebih besar. Sejak musim dimulai, sudah ada 12 pemain Barcelona yang mengalami cedera, naik drastis dibanding delapan pemain pada periode yang sama musim lalu.
Meski durasi absen secara total menurun, jumlah kasus cedera melonjak tajam, menyoroti metode latihan fisik Tous yang digunakan sejak kedatangannya pada musim panas 2024.
Pemain seharusnya berada dalam kondisi optimal setelah Hansi Flick meminta reformasi besar-besaran dalam tim kebugaran. Tous bahkan pernah mengatakan metode yang ia terapkan akan meminimalkan risiko cedera.
Namun kenyataannya musim ini justru menunjukkan kebalikannya. Kasus cedera Joan Garcia, Pedri, Raphinha hingga Yamal memicu kecurigaan di ruang ganti terhadap proses pemulihan pemain.


