Sepakbola

Gagalnya Kiper Asing Persik Leo Dibobol 3 Gol Bali United

×

Gagalnya Kiper Asing Persik Leo Dibobol 3 Gol Bali United

Sebarkan artikel ini
Leo
Masalah adaptasi yang menjadi penyebab gagalnya laga perdana kiper asing Persik Kediri ini.

KITAINDONESIABARU.COM – Terungkap penyebab tampil buruknya kiper asing Persik Kediri pada laga perdana Liga 1 2024-2025 melawan Bali United di Stadion Brawijaya Kediri.

Pada laga itu kiper asing pertama yang pernah dimiliki Persik Kediri ini, harus menerima kenyataan jika mistarnya harus dibobol 3 gol oleh pemain Bali United.

Pada hal pertandingan itu dikandang sendiri dan mendapat dukungan penuh dari Persikmania yang memadati tribun Stadion Brawijaya.

Kegagalan itu ternyata dipicu dari diri Leo sendiri yang masih belum beradaptasi dengan atmosfir Liga 1 Indonesia, selain dari sisi permainan juga masalah cuaca dan iklim, yang perlu segera beradaptasi.

Kiper asal Brasil berusia 31 tahun ini mengaku cukup sulit beradaptasi karena dirinya datang dari benua yang berbeda iklimnya dari Eropa, dan baru pertama ke Indonesia.

“Awalnya memang sulit beradaptasi, karena saya datang dari Eropa, berbeda cuaca,” kata Leo seperti dilansir Radar Kediri, Selasa (3/9/2024).

Namun dalam perjalanan waktu penyesuaian itu pun sudah mulai dirasakan dan mulai menyatu dengan cuaca di Kediri, Jawa Timur.

Leo pun mengungkapkan saat ini dirinya sudah semakin nyaman dengan suasana di Indonesia khususnya di Kediri, dengan dukungan suporter yang mengesankan.

Seiring perjalanan waktu yang terus dilalui oleh Leo kini performa fisiknya sudah memulai menyatu dengan afmosfir di laga Liga 1 Indonesia.

Setelah terpuruk di laga pertama Liga 1 Indonesia, dua laga berikutnya Leo mampu mencatatkan clean shett di dua pertandingan terakhir melawan PSS Sleman (0-2) dan Malut United (0-0).

Meski demikian selain penyesuian diri dari Leo sendiri, semuanya juga tak lepas dari kerjasama di antara tim dalam pertandingan itu.

Leo mengaku bersyukur tidak kebobolan dan dirinya bisa menang, namun semuanya merupakan kerja keras dari seluruh tim dan pelatih yang terus membibingnya.

Selain upaya dari dirinya sendiri Leo juga memiliki cara agar bisa semakin nyaman di Kediri, salah satunya bersama keluarganya menikmati Kediri.

Adaptasi tak cukup pada dirinya sendiri, tetapi juga seluruh keluarganya dengan cara saat libur dia kerap berjalan-jalan bersama keluarga, agar semuanya bisa seiring dan nyaman semuanya. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *