Situasi ini membuat Indonesia U22 harus tampil penuh kehati-hatian. Meski tetap unggul kualitas skuad, absennya Ferdinan akibat tidak dilepas klub membuat pelatih Indra Sjafri mengandalkan lapis kekuatan lainnya.
Nama-nama seperti Kadek Arel, Ferarri, hingga Ribis Darwis sudah cukup familiar dan sarat pengalaman turnamen regional.
Untuk mengisi lubang serangan, trio pemain naturalisasi—Ivar Jenner, Rafael Struick, dan Jens Raven—diproyeksikan menjadi motor utama tim Garuda Muda.
Ivar Jenner menjadi figur paling sentral: tidak hanya piawai mendikte permainan, tetapi juga memiliki naluri menyerang yang dapat merusak blok pertahanan Filipina U22 yang disiplin.***

