Di platform X (Twitter), kemarahan fans memuncak. Ini antara lain ungkapan fans yang kecewa.
“Masih berani ambil penalti setelah tampil buruk? Ini bukan keberanian, ini kecerobohan!”
“Teknik penaltinya mungkin yang paling buruk sepanjang sejarah Barca.”
“Kalau skuad benar-benar dalam, Lewa takkan jadi starter.”
“Musim depan, kirim saja ke Arab Saudi—kami butuh striker sejati!”
Ini merupakan kekalahan kedua Barca dalam empat hari, setelah sebelumnya mereka dikalahkan 1-2 oleh PSG di Liga Champions—laga yang membuat Dani Olmo jadi sasaran kritik pekan lalu.
Kini, tekanan beralih ke Hansi Flick, yang mulai dipertanyakan keputusannya mempertahankan Lewandowski sebagai ujung tombak utama.
Setelah jeda internasional, Barcelona akan kembali bermain pada 18 Oktober 2024, menjamu Girona di Camp Nou—laga pertama di stadion yang baru saja rampung direnovasi dengan kapasitas diperluas dan fasilitas canggih.
Laga ini akan jadi ujian besar: apakah Barca bisa bangkit, atau justru semakin terpuruk di tengah krisis kepercayaan?***

