KITAINDONESIASATU.COM – Manchester City menunjukkan efektivitas permainan saat bertandang ke markas Crystal Palace.
Dalam laga babak 16 besar Liga Premier 2025/26, tim tamu menang 3-0 meski sempat mengalami tekanan cukup intens, terutama di paruh pertama pertandingan.
City memulai laga dengan komposisi yang tidak sepenuhnya ideal. Absennya Jeremy Doku membuat struktur serangan berubah, dengan Reijnders diplot sejak awal.
Perubahan ini membuat permainan City berjalan lebih lambat dan memberi ruang bagi Palace untuk mengambil inisiatif.
Tekanan tuan rumah nyaris membuahkan hasil di menit ke-16. Yeremy Pino melepaskan tembakan keras yang berhasil melewati Donnarumma, tetapi bola menghantam mistar gawang dan gagal membuka keunggulan Palace.
Ketika Palace gagal memanfaatkan peluang, City justru tampil efektif. Pada menit ke-41, Erling Haaland mencetak gol pembuka melalui sundulan akurat setelah menerima umpan silang dari Matheus Nunes. Gol tersebut menjadi pembeda di babak pertama.


