Para pemain dan staf Modern Sport menilai keputusan tersebut sebagai bagian dari kontroversi pertandingan, yang kemudian berkembang menjadi drama penalti Liga Mesir yang penuh tekanan psikologis.
Gelombang protes pun tak terhindarkan. Ketidakpuasan terhadap keputusan penalti membuat sejumlah pemain Modern Sport meluapkan emosi, bahkan muncul ancaman untuk meninggalkan pertandingan.
Dalam situasi kontroversi pertandingan tersebut, wasit mengeluarkan kartu merah kepada asisten pelatih Salah Amin, mempertegas panasnya drama penalti Liga Mesir.
Setelah ketegangan mereda, pertandingan akhirnya dilanjutkan. Momen krusial kembali hadir ketika Ismailia Electricity mendapat kesempatan melalui penalti di masa tambahan waktu.
Namun, peluang emas itu gagal dimaksimalkan, menambah daftar panjang kontroversi pertandingan yang berujung pada drama penalti Liga Mesir yang menegangkan.
Ali Suleiman yang maju sebagai eksekutor tak mampu menaklukkan tekanan. Tendangan penalti yang dilepaskannya justru melambung dan membentur mistar gawang.


