Italia sempat memiliki peluang emas melalui Moise Kean, tetapi gagal dimaksimalkan. Momentum tersebut akhirnya menjadi titik balik sebelum Bosnia menyamakan skor di menit akhir, memperpanjang drama Italia tersingkir dari Piala Dunia lewat adu penalti.
Gol penyeimbang Bosnia lahir lewat Haris Tabaković setelah kemelut di depan gawang. Skor imbang 1-1 membuat laga berlanjut ke babak tambahan dalam duel menentukan Italia gagal Piala Dunia.
Di babak extra time, kedua tim bermain hati-hati. Italia sempat meminta kartu merah untuk pelanggaran di luar kotak penalti, namun wasit hanya memberikan kartu kuning, menambah ketegangan dalam laga kontra Bosnia Herzegovina.
Karena tak ada gol tambahan, pertandingan akhirnya ditentukan lewat adu penalti. Tekanan besar membuat eksekutor Italia gagal menjalankan tugasnya dengan baik dalam momen krusial Italia tersingkir dari Piala Dunia lewat adu penalti.
Sebaliknya, Bosnia tampil lebih tenang. Eksekusi yang efektif memastikan kemenangan sekaligus membawa mereka kembali ke Piala Dunia setelah penantian panjang.
Hasil ini memastikan Italia gagal Piala Dunia untuk ketiga kalinya berturut-turut, sementara Bosnia Herzegovina mencatat sejarah dengan lolos ke putaran final, disambut euforia besar di stadion.***


