KITAINDONESIASATU.COM – Laga Persebaya vs Arema menjadi laga krusial bagi Bajol Ijo di kandang sendiri Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya yang akan berlangsung Sabtu (22/11/2025) sore pukul 15:30 WIB.
Laga melawan Arema ini selain menjadi gengsi di antara dua klub juga menjadi ajang pembuktian penyerang tengah Persebaya Diego Mauricio, rekurtan senilai Rp4,78 miliar dari Brasil.
Sajauh ini Mauricio baru tampu sekali selama 20 menit dan belum behasil mencetak gol, yang sebelumnya menjadi ekspektasi tinggi menjelang kedatangan namun namun belakangan bisa menjadi kekecewaan.
Namun situasi ini ditampik pelatih Persebaya Eduardo Perez jika Diego jarang dimainkan murni untuk strategi pertandingan, dia tidak cedera, dia dalam kondisi prima dan berlatih dengan baik.
Pemilihan pemain dalam sebuah pertandingan menurut Eduardo mengikuti kebutuhan strategi bukan karena nama besar, namun dalam laga penuh gengsi melawan Arema FC, ada sinyal jika Diego Mauricio bakal tampil sebagai starter.
Derbi ini sekaligus menjadi panggunggung pembuktian Diego yang kini telah berusia 34 tahun, diharapkan mampu menunjukkan kualitasnya sebagai magnet dalam laga penuh gengsi musim ini.
Selain Diego, pelatih Eduardo saat ini juga tengah menjadi sorotan para suporter Bonekmania mengigat prestasi Persebaya yang tampil belakangan ini tidak bergerak hanya stagnan di posisi ke-8 klasemen sementara dengan mengoleksi 15 poin.
Di bawah komando Eduardo Perez performa Persebaya dianggap stagnan tidak mengalami perubahan cepat, dari 3 laga terakhir baru sekali memenangi pertandingan dua lainnya bermain seri.
Sementara hingga saat ini Persebaya sudah menjalani 10 laga, namun baru 4 kali mengalami kemenangan dan 3 kali bermain seri dan 3 kali kalah.
Situasi ini oleh Bonekmania suporter fanatik Persebaya, dinilai kurang agresif di dalam membawa kemenangan persebaya, hingga muncul rumor yang beredar di sosial media jika akan memboikot pertandingan ini.
Namun terlepas itu semua, Persebaya perlu membuktikan laga bergengsi ini bermain di kandang sendiri menghadapi Arema, harus mampu membawa kemenangan besa untuk mengembalikan kepercayaan suporter dan performa para pemain.
Menghadapi suporter Arema FC dan Persebaya memastikan melakukan persiapan maksimal apalagi laga ini menjadi laga penuh dengan emosional antara gengsi tinggi dari rivalitas tim legend di tanah air yang sudah menjadi lawan bebuyutan sejak kompetisi era tahun 1990-an.
Eduardo juga memahami situasi ini yang memiliki arti penting bagi Bajol Ijo untuk bisa mengalahkan Arema FC yang akan bermain di kandang Persebaya di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Sabtu (22/11/2025).
Dikatakan persiapan intensif dilakukan sejak jeda kompetisi internasional yang fokus pada peningkatan fisik dan taktikal untuk menghadapi tekanan Persebaga dalam pertandingan penuh gengsi melawan Arema FC. **

