KITAINDONESIASATU.COM – Carlo Ancelotti memulai debutnya sebagai pelatih timnas Brasil dengan hasil kurang memuaskan setelah ditahan imbang 0-0 oleh Ekuador dalam laga lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Amerika Selatan, yang digelar di Estadio Monumental Banco Pichincha, Guayaquil.
Dalam laga tersebut memang tak tercipta gol, namun menjadi tontonan menarik secara taktik.
Ekuador tampil solid dan disiplin, memperpanjang rekor tak terkalahkan mereka menjadi 8 pertandingan beruntun, meski sebelumnya sempat dikurangi 3 poin oleh FIFA.
Dengan hasil tersebut, Ekuador tetap kokoh di posisi kedua klasemen dengan 23 poin. Brasil, sementara itu, berada di posisi keempat dengan 21 poin dari 14 laga.
Jalannya laga
Sejak peluit awal, pertandingan berlangsung hati-hati. Ekuador tampil cerdas dengan bertransformasi dari formasi 3-4-3 menjadi 4-4-2 saat bertahan. Mereka berhasil mematikan kreativitas lini tengah Brasil yang diisi pemain-pemain baru usai kekalahan telak 1-4 dari Argentina.
Vinicius Jr. sempat memiliki peluang emas, namun kiper Moisés Ramírez Valle tampil sigap.
Peluang lainnya datang dari Casemiro, tetapi tembakannya belum cukup tajam untuk menjebol pertahanan solid tuan rumah.
Sepanjang laga, Brasil hanya mencatat satu tembakan tepat sasaran yang benar-benar mengancam.


