KITAINDONESIASATU.COM – Cristiano Ronaldo menjadi pusat perdebatan setelah diusir dari lapangan akibat tindakan kasar saat Portugal melawan Irlandia pada 14 November pagi.
Pemain 39 tahun itu langsung menuai kritik, terutama karena pernyataannya yang dianggap arogan sebelum pertandingan dimulai.
Dalam konferensi pers, Ronaldo tampak sangat percaya diri. Ia mengatakan bahwa dirinya sudah akrab dengan ejekan suporter tuan rumah dan bahkan berharap hal itu terjadi lagi.
Menurut Ronaldo, cibiran dari tribun justru bisa membantu mengurangi tekanan bagi rekan-rekannya.
“Saya hanya ingin menikmati permainan. Meski bukan laga penentu, hampir saja seperti itu. Jika kami menang, kami lolos. Kami ingin menyudahi perjalanan ini lebih cepat,” ujarnya sebagaimana dilaporkan Bongdaplus.


