KITAINDONESIASATU.COM – Chelsea membuat keputusan mengejutkan di awal tahun 2026 dengan memecat Enzo Maresca dari kursi pelatih kepala. Kepastian itu diumumkan langsung melalui laman dan kanal resmi klub Liga Inggris tersebut pada Kamis, (1/1) sekaligus mengakhiri spekulasi yang ramai beredar dalam beberapa waktu terakhir.
Isu pemecatan Maresca sebelumnya santer terdengar, bahkan menyebut sang pelatih tak akan lagi mendampingi The Blues saat menghadapi Manchester City pada Minggu (4/1).
“Chelsea Football Club dan pelatih kepala Enzo Maresca telah sepakat untuk mengakhiri kerja sama,” tulis Chelsea dalam pernyataan resmi di akun Instagram klub.
Manajemen menegaskan, selama masa kepemimpinannya, Maresca berhasil menorehkan prestasi dengan mempersembahkan gelar Liga Conference dan Piala Dunia Antarklub.
“Pencapaian tersebut akan selalu menjadi bagian penting dalam sejarah klub, dan kami mengucapkan terima kasih atas kontribusi Enzo untuk Chelsea,” lanjut pernyataan tersebut.
Chelsea juga menegaskan bahwa keputusan berpisah diambil demi kepentingan klub ke depan. Dengan sejumlah target krusial yang masih dikejar di empat kompetisi, termasuk ambisi lolos ke Liga Champions, manajemen dan Maresca sepakat perubahan ini dinilai sebagai langkah terbaik untuk mengembalikan musim ke jalur yang diharapkan.
Maresca mulai menukangi Chelsea pada Juli 2024 dengan kontrak berdurasi lima tahun. Debutnya diwarnai kekalahan 0-2 dari Manchester City, sebelum akhirnya meraih kemenangan perdana lewat pesta gol 6-2 atas Wolverhampton Wanderers.
Prestasi puncak Maresca datang pada Mei 2025 saat ia mempersembahkan trofi Liga Conference usai Chelsea menaklukkan Real Betis 4-1 di partai final. Tak berhenti di situ, Maresca kembali mengukir sejarah dengan membawa The Blues menjuarai Piala Dunia Antarklub 2025 pada Juli, setelah membantai Paris Saint-Germain 3-0 di laga puncak.
Namun, kisah manis itu berakhir pahit. Rentetan tujuh pertandingan tanpa kemenangan di Liga Inggris menjadi titik balik, memicu rumor retaknya hubungan Maresca dengan jajaran petinggi klub. Akhirnya, Chelsea pun mengambil keputusan tegas: berpisah dengan sang pelatih di awal tahun 2026. (*)


