KITAINDONESIASATU.COM – Kemenangan laga Manchester City yang membungkam musuh bebuyutannya Liverpool 3-0, Minggu, 9 November 2025 juga menjadi kesuksesan Coach Pep Guardiola.
Kemenenangan City itu sekaligus menjadi tonggak sejarah Pep Guardiola memasuki pertandingan ke-1.000 dalam karier kepelatihannya dalam perjalanan sebagai ahli strategi Spanyol.
Malam itu, Pep Guardiola mengubah momen sangat penting baginya menjadi penampilan sempurna Manchester City mengalahkan Liverpool 3-0, memperkecil ketertinggalan dari pemuncak klasemen Liga Primer yang diduduki Arsenal.
Hampir dua dekade karier kepelatihan Pep Guardiola telah terlibat berbagai kompetisi hingga mencapai final Liga Champions, El Clasico, dan banyak pertandingan bergengsi lainnya.
Namun, pertandingan kali ini melawan Liverpool – rival terbesarnya di Liga Inggris sejak 2016 – memiliki makna yang istimewa.
Bagi Guardiola, ini bukan sekadar pertandingan, tetapi juga kesempatan untuk membalas dendam Arne Slot, yang telah mengalahkannya dua kali sebelumnya dan termasuk di antara lima pelatih langka dengan rekor sempurna melawan Pep.
Namun, kali ini, pelatih asal Belanda itu tidak dapat memperpanjang rekor tersebut – Guardiola mendapatkan balas dendamnya yang manis.
Dari 1.000 pertandingan klub hasil asuhan Pep Guardilola juga telah memenangi laga sebanyak 726 kali dari sejumlah klub yang ada di daratan Eropa seperti Manchester City, Bayern Munich, Barcelona 2008-2012 dan tahun 2007-2008.
Sementara saat menjadi menjadi pelatih musuh favorit Guardiola adalah S Dyche bermain sebanyak 18 kali dan menang 16 kali, kemudian E Howe dari 18 kali pertandingan memenangi laga sebanyak 15 kali.
Kemudian musuh yang lain Guardiola adalah M Silva dari 15 pertandingan, Guardiola mampu mengalahkan sebanyak 15 kali, sementara dengan M Pochettino, Guardiola berhasil memenangi sebanyak 14 kali.
Namun melawan pelatih asal Jerman J Klopp, Guardiola sepertinya tak berkutik dari 30 pertandingan, timnya di tukangi Guardiola hanya mampu mengalahkan sebanyak 11 kali.
Begitu juga dengan J Mourinho dari 30 pertandingan, Guardiola hanya berhasil mengalahkan sebanyak 12 kali pertandingan. **


