“Kondisi anak-anak luar biasa, selalu dalam kondisi prima. Ini juga menjadi salah satu sasaran utama staf pelatih. Jika ada masalah kecil, kita segera lupakan dan fokus pada tujuan besar yang ingin kita capai musim ini,” jelasnya.
Saat ini, persaingan di puncak klasemen semakin sengit.
Borneo FC dan Persib Bandung sama-sama mengoleksi 69 poin, namun posisi Pesut Etam berada di urutan kedua karena kalah dalam pertemuan langsung dari Maung Bandung.
Persib sendiri akan lebih dulu bertanding melawan PSIM Yogyakarta di Stadion Gelora Bandung Lautan Api pada Senin 4 Mei 2026 sore.
Menanggapi situasi itu, Lefundes mengaku tidak bisa mengendalikan hasil pertandingan tim lain, namun ia dan pasukannya akan melakukan segala daya upaya untuk meraih kemenangan demi mempengaruhi posisi klasemen.
“Sebenarnya Persib kembali ke posisi teratas karena mereka memiliki satu pertandingan lebih sedikit dari kita. Namun, kita tidak bisa mengatur hasil mereka. Yang bisa kita kendalikan adalah penampilan dan hasil tim kita sendiri. Kita lihat nanti bagaimana nasibnya, tapi kita sangat optimis,” tegasnya.
Usaha keras untuk meraih gelar juara bahkan membuat Lefundes dan staf pelatihnya mengorbankan waktu istirahat. Ia mengakui sulit tidur nyenyak selama kompetisi berlangsung karena terus memikirkan strategi dan cara mengatasi kelemahan tim.
