Strategi itu kembali sukses ketika Jens Petter Hauge melepaskan tembakan indah dari luar kotak penalti untuk membawa skor menjadi 3-0.
City sempat memberikan respons melalui gol Rayan Cherki pada menit ke-60, yang memanfaatkan kemelut di kotak penalti. Namun, momentum tersebut langsung terhenti ketika Rodri diganjar kartu kuning kedua hanya dalam hitungan detik, memaksa City bermain dengan 10 orang.
Meski kembali mendominasi penguasaan bola, City gagal memaksimalkan peluang.
Bodo/Glimt justru beberapa kali nyaris menambah gol, termasuk sundulan Hauge yang membentur mistar dan gol Hogh yang dianulir. Hingga peluit akhir berbunyi, keunggulan 3-1 tetap bertahan untuk tuan rumah.
Kemenangan ini menjadi poin penuh pertama Bodo/Glimt di fase liga Liga Champions musim ini. Sementara itu, Man City terancam kehilangan posisi delapan besar jelang laga penentuan melawan Galatasaray.
Man of the Match
Kasper Hogh – Dua gol cepatnya mengubah arah pertandingan dan menjadi fondasi kemenangan Bodo/Glimt.

