KITAINDONESIASATU.COM – Bayern Muenchen mengamuk di kandang lawan dengan membantai tuan rumah Heidenheim 4-0 di Voith-Arena, Minggu (21/12), sekaligus menegaskan status mereka sebagai penguasa mutlak Bundesliga musim ini.
Kemenangan telak ini menjadi jawaban keras Bayern usai hanya bermain imbang pada laga sebelumnya. Tambahan tiga poin membuat pasukan Bavaria kian tak tersentuh di puncak klasemen dengan koleksi 41 poin, unggul sembilan angka dari Borussia Dortmund di posisi kedua.
Sebaliknya, hasil pahit ini menjadi kekalahan ke-10 Heidenheim musim ini. Tim tuan rumah pun terpuruk di peringkat ke-17 dengan 11 poin dan makin terancam degradasi.
Sejak peluit awal dibunyikan, Bayern langsung mendominasi jalannya laga. Peluang emas pertama hadir lewat sundulan Jonathan Tah, namun masih bisa digagalkan kiper Diant Ramaj. Ketangguhan Ramaj akhirnya runtuh pada menit ke-15. Dari situasi sepak pojok, bola hasil sundulan Tah yang ditepis Ramaj justru disambar Josip Stanisic untuk membawa Bayern unggul 1-0.
Tertinggal satu gol, Heidenheim mencoba keluar menyerang. Niklas Dorsch sempat membuka peluang lewat umpan ke Jonas Fohrenbach, tetapi peluang emas itu gagal dikonversi menjadi gol oleh Luca Kerber.
Alih-alih menyamakan kedudukan, gawang Heidenheim justru kembali kebobolan pada menit ke-32. Bola muntah hasil serangan Bayern disambar Michael Olise, membuat skor berubah menjadi 2-0 hingga jeda turun minum.
Memasuki babak kedua, Bayern tetap mengendalikan permainan, meski beberapa peluang masih terbuang percuma. Gol ketiga baru lahir di menit ke-86 lewat sundulan Luis Diaz, yang baru kembali dari skorsing, memanfaatkan umpan silang Stanisic.
Pesta Bayern ditutup sang kapten, Harry Kane, pada menit ke-90+2. Dengan sentuhan pertamanya yang mematikan, Kane menaklukkan Ramaj sekaligus mencetak gol ke-19 di Bundesliga musim ini dan gol ke-100 sepanjang kariernya di Liga Jerman.
Sementara itu, pada laga lain yang dimainkan lebih awal, Mainz harus puas berbagi poin usai bermain imbang tanpa gol melawan St Pauli. Hasil tersebut membuat Mainz tetap terbenam di dasar klasemen, sementara St Pauli juga masih berkutat di papan bawah. (*)


