SepakbolaSport

Arsenal Dipermalukan PSG di Liga Champions: Dari Tifo Gagal, Offside Kontroversial hingga Bahan Olok-Olok di Media Sosial

×

Arsenal Dipermalukan PSG di Liga Champions: Dari Tifo Gagal, Offside Kontroversial hingga Bahan Olok-Olok di Media Sosial

Sebarkan artikel ini
arsenal kalah
Live streaming Arsenal vs Manchester City (Facebook Arsenal)

KITAINDONESIASATU.COM – Harapan besar Arsenal untuk melaju ke final Liga Champions 2025 harus pupus setelah kekalahan tipis 0-1 dari Paris Saint-Germain di Emirates Stadium.

Meski hasil pertandingan sudah mengecewakan, sorotan justru mengarah pada berbagai insiden lucu dan memalukan yang menjadikan The Gunners bahan olok-olok di jagat media sosial.

Pertandingan baru berjalan empat menit ketika Ousmane Dembele mencetak gol pembuka untuk PSG, membuat publik Emirates terdiam.

Namun, ejekan terbesar datang bukan dari hasil, melainkan dari momen-momen absurd yang terjadi sepanjang laga.

Baca Juga  MU Tersandung di Old Trafford! Ditahan Wolves 1-1, Peluang Tembus 4 Besar Sirna

Salah satunya adalah pemasangan tifo raksasa bergambar meriam putih di tribun North Bank. Alih-alih membangkitkan semangat, tifo ini justru menuai sindiran.

Di platform X (sebelumnya Twitter), banyak pengguna menyebutnya sebagai tifo “buatan Temu” atau “tifo terburuk sepanjang masa.” Beberapa bahkan membandingkannya dengan grafis video game yang gagal render.

Tak berhenti sampai di situ, Arsenal kembali menjadi bahan candaan saat sundulan Mikel Merino dari skema bola mati dianulir VAR karena offside.

Padahal, posisi offside terlihat sangat jelas dan tak butuh waktu lama untuk disadari. Warganet pun ramai mengomentari keputusan ini, menyindir ketidaktahuan tim terhadap aturan dasar sepak bola.

Baca Juga  Superkomputer Jagokan PSG Juara Liga Champions Lawan Inter

“Butuh tiga menit untuk menentukan offside paling jelas dalam sejarah?” tulis salah satu akun. “Ada yang bisa ajarkan manajer Arsenal soal aturan offside?” tambah yang lain.

Meskipun Arsenal tampil lebih dominan di babak kedua, upaya mereka tak mampu menembus pertahanan tangguh PSG yang dikawal Gianluigi Donnarumma.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *