KITAINDONESIASATU.COM – Harapan besar Arsenal untuk melaju ke final Liga Champions 2025 harus pupus setelah kekalahan tipis 0-1 dari Paris Saint-Germain di Emirates Stadium.
Meski hasil pertandingan sudah mengecewakan, sorotan justru mengarah pada berbagai insiden lucu dan memalukan yang menjadikan The Gunners bahan olok-olok di jagat media sosial.
Pertandingan baru berjalan empat menit ketika Ousmane Dembele mencetak gol pembuka untuk PSG, membuat publik Emirates terdiam.
Namun, ejekan terbesar datang bukan dari hasil, melainkan dari momen-momen absurd yang terjadi sepanjang laga.
Salah satunya adalah pemasangan tifo raksasa bergambar meriam putih di tribun North Bank. Alih-alih membangkitkan semangat, tifo ini justru menuai sindiran.
Di platform X (sebelumnya Twitter), banyak pengguna menyebutnya sebagai tifo “buatan Temu” atau “tifo terburuk sepanjang masa.” Beberapa bahkan membandingkannya dengan grafis video game yang gagal render.
Tak berhenti sampai di situ, Arsenal kembali menjadi bahan candaan saat sundulan Mikel Merino dari skema bola mati dianulir VAR karena offside.
Padahal, posisi offside terlihat sangat jelas dan tak butuh waktu lama untuk disadari. Warganet pun ramai mengomentari keputusan ini, menyindir ketidaktahuan tim terhadap aturan dasar sepak bola.
“Butuh tiga menit untuk menentukan offside paling jelas dalam sejarah?” tulis salah satu akun. “Ada yang bisa ajarkan manajer Arsenal soal aturan offside?” tambah yang lain.
Meskipun Arsenal tampil lebih dominan di babak kedua, upaya mereka tak mampu menembus pertahanan tangguh PSG yang dikawal Gianluigi Donnarumma.


