Pembinaan pemain sejak usia dini, kualitas kompetisi, fasilitas latihan, serta pengembangan pelatih harus berjalan beriringan.
Tiga puluh tahun kegagalan semestinya tidak hanya melahirkan harapan untuk mencoba lagi, tetapi juga keberanian mengevaluasi akar masalah secara menyeluruh.(*)





