KITAINDONESIASATU.COM – Karier gemilang Ellen Perez, petenis cantik asal Australia, tengah dibayangi awan gelap menjelang perhelatan AS Terbuka 2025.
Bukannya fokus penuh untuk mempersiapkan diri di salah satu turnamen tenis terbesar dunia, Perez justru harus menghadapi ancaman dan hinaan keji yang membanjiri akun media sosialnya dalam beberapa hari terakhir.
Sebagai spesialis ganda, Perez bukanlah sosok baru di lapangan Flushing Meadows. Ia sudah enam kali berturut-turut berpartisipasi di AS Terbuka, bahkan mencatat prestasi terbaiknya pada tahun 2022 ketika bersama Nicole Melichar-Martinez berhasil mencapai semifinal, sebelum akhirnya kalah dari pasangan tangguh asal Ceko, Barbora Krejcikova dan Katerina Siniakova yang kemudian keluar sebagai juara.
Tahun lalu, Perez juga melaju hingga perempat final, semakin mengukuhkan namanya sebagai salah satu petenis ganda yang patut diperhitungkan.
Namun, setelah kekalahannya di Monterrey Open 2025 bersama pasangannya, Lyudmyla Kichenok, Perez harus menghadapi teror mengerikan.
Di Instagram, ia menerima pesan bernada ancaman pembunuhan dan pelecehan yang membuatnya terkejut sekaligus ketakutan.
Tekanan mental ini jelas menjadi ujian berat di tengah ambisinya untuk tampil maksimal di turnamen Grand Slam Amerika Serikat tersebut.
Saat ini, Perez berada di peringkat 18 dunia ganda dengan koleksi 8 gelar bergengsi. Tahun ini ia bahkan sempat meraih kemenangan penting bersama Jelena Ostapenko di Abu Dhabi Open, serta melaju hingga final Bad Homburg dengan Kichenok.
