Posisi yang ditempati Erza Walian sebelumnya ditempati Majed Osman, namun kali ini Erza Walian mengambil alih posisi itu dan membuat Macan Putih pun berakhir manis.
Marcelo sendiri mengakui sebenarnya melawan PSS Sleman merupakan pertandingan yang sulit, karena sejauh ini Macan Putih selalu gagal mengalahkan Elang Jawa ini.
“Seperti saya bilang, PSS Sleman merupakan tim yang terlatih, beruntung Persik Kediri mampu menunjukkan permainan yang bagus,” kata Marcelo.
Dalam laga itu Persik Kediri berhasil menyarangkan 2 gol dari tendangan Ramiro Fergonzi dimenit ke-17 yang memanfaatkan tendangan bebas Ze Valente.
Awalnya gol yang dihasilkan itu awalnya dianulir oleh sang wasit karena dianggap terjadi offside sebelum terjadi gol, namun beruntung teknologi Video Assistant Referee (VAR) memperlihatkan yang berbeda dan gol pun sah.
Kemudian gol kedua terjadi di menit ke-66 dari hasil tendangan Muhammad Supriadi, setelah masuk menggantikan Hugo Samir.
Pemain kelahiran 22 Mei 2022 ini mengaku sangat senang mampu mencetak gol, karena selama ini ia hanya membantu tim secara keseluruhan dan terus bekerja keras dalam latihan.
“Hasil ini sangat kami syukuri, tetapi tentu Persik Kediri juga masih harus meningkatkan permainan, di posisi saya sendiri banyak pemain bagus dan tentu kami saling melengkapi serta mendukung, jadi kapanpun pelatih meminta untuk bermain saya harus siap,” kata Supriadi.
Sementara pelatih Marcelo sendiri menyebut sosok Supriadi seorang pemain profesional dan selalu memberikan yang terbaik saat latihan maupun ketika diberi kesempatan turun ke lapangan.
Marcelo mengatakan musim lalu Supriadi banyak bermain karena ada regulasi wajib memainkan pemain U-23, dan sepanjang musim dia menjadi pemain kunci tim Macan Putih.(dd)


